Karamah Syeikh Sanhaji dan Jurmiyahnya

Ilmu alat (nahwu-sharf) merupakan perangkat penting untuk memahami bahasa arab, maka banyak dari kalangan ulama yang menulis kitab tentang ilmu alat. Karya-karya ulama tentang ilmu alat pun dapat dijumpai berbagai varian, ada yang berbentuk nadzam ada yang menjelaskan dengan panjang lebar secara deskriptif (natsar). Untuk kontennya pun ulama membuatnya berkasta agar dapat dipelajari dan dipahami oleh para pelajar. Ada kelas pemula, menengah, dan kelas atas.

Termasuk ulama yang menulis kitab ilmu alat adalah al-sanhaji. Beliau sangat masyhur dengan jurmiyah-nya yang hampir diajarkan di seluruh belahan dunia. Sebuah kitab sederhana yang berisi tentang ilmu nahwu mendasar untuk pemula. Sajiannya yang singkat dan runtut membuat para pelajar mudah memahaminya. Kitab yang luar biasa sistematis dan mudah untuk katagori kitab kuning klasik.

Syeikh al-Sanhaji sendiri memiliki nama lengkap Abu Abdillah Mumahamad bin Muhamad al-Sanhaji. Lahir tahun 672 H/ 1273 M dan wafat tahun 723m H/1323 M. beliau lahir dan  hidup di kota fash, nama kabilah di Maroko.

Ada sebuah cerita yang sangat unik sekaligus luar biasa dari al-sanhaji tatkala menulis kitan al-Jurumiyah. Dikisahkan bahwa beliau menulis kitab al-jurmiyah dihadapan baitullah. Setelah selesai menulis kitab ini, syeikh al-sanhaji bermaksud meletakkannya dilautan kemudian berkat, “jika tulisan ini aku tulis dengan tujuan ikhlas karena Allah, maka tulisan ini tidak akan basah oleh air laut.” Ternyata benar dilemparkan kelaut, faktanya memang tulisan syeikh al-sanhaji tersebut tidak basah. Sebuah karamah yang luar biasa dari kitab al-jurmiyah dan mushanifnya. Karena keikhlasan penulis ini lah diantara sebab yang menjadikan jurmiyah sangat terkenal seantero dunia dengan manfaatnya yang luar biasa besar dan barokah.

No comments:

Post a Comment